MATERI DMI 1

 

Teori Warna: Pengertian, Lingkaran Warna, dan Warna Dasar



Teori warna dalam desain grafis sangat penting untuk melakukan branding agar sesuatu terlihat lebih menarik. Menurut 99design, seseorang akan memutuskan apakah mereka menyukai sesuatu dalam 90 detik atau kurang, dan salah satu faktornya adalah soal warna.
Pada kehidupan sehari-hari, kita akan melihat berbagai jenis warna. Menurut AzCentral, para ilmuwan telah mengatakan bahwa mata manusia bisa melihat 10 juta warna.

Teori Tentang Warna Color Wheel

Teori Warna: Pengertian, Lingkaran Warna, dan Warna Dasar (1)
searchPerbesar
Iustrasi teori warna color wheel. Foto: Color Matters
Teori lingkaran warna atau color wheel merupakan roda yang menggolongkan warna dalam tiga kelompok, yaitu warna primer, warna sekunder, dan warna tersier.
Menurut sejarahnya, pengelompokkan tersebut pertama kali ditemukan oleh Sir Issac Newton pada 1666.
1. Warna Primer
Warna primer terdiri dari warna merah, kuning, biru. Ketiga warna tersebut adalah tiga warna pigmen yang tidak dapat dicampur atau dibentuk oleh kombinasi warna lain. Seluruh warna lain juga berasal dari tiga warna ini.
2. Warna Sekunder
Warna sekunder adalah hijau, oranye, dan ungu. Ketiga warna tersebut adalah warna yang terbentuk dari percampuran warna primer.
3. Warna Tersier
Warna tersier merupakan gabungan dari warna primer dan sekunder. Gabungan warna ini akan menghasilkan warna yang lebih banyak dan beragam.

Tiga Warna Premier

1. Merah
Merah adalah warna yang terkait dengan api, kekerasan, peperangan, cinta, dan gairah. Mengutip Smashing Magazine, merah sebenarnya memiliki efek fisik pada seseoarang, yakni meningkatkan tekanan darah, tingkat pernapasan, metabolisme manusia.
Teori Warna: Pengertian, Lingkaran Warna, dan Warna Dasar (2)
searchPerbesar
Bunga mawar berwarna merah. Foto: Bernard Spragg via Flickr
Pada dunia barat, merah memiliki asosiasi yang berbeda. Contohnya di Tiongkok, merah adalah warna kemakmuran dan kebahagiaan.
Hal ini juga bisa digunakan untuk menarik keberuntungan. Dalam budaya timur lainnya, warna merah dikenakan oleh pengantin wanita pada hari pernikahan mereka.
2. Kuning
Kuning sering dianggap sebagai warna hangat, terang, dan paling berenergi. Warna kuning juga dapat dikaitkan dengan kebahagiaan dan sinar matahari.
Kuning juga diartikan sebagai harapan. Hal ini terlihat di beberapa negara saat pita kuning disematkan kepada orang-orang yang berperang. Kuning juga diartikan dengan bahaya, meski tidak sekuat merah.
Teori Warna: Pengertian, Lingkaran Warna, dan Warna Dasar (3)
searchPerbesar
Ilustrasi warna kuning. Foto: Pixabay
Lalu, di beberapa negara negara lainnya, kuning memiliki konotasi yang sangat berbeda. Misalnya di Mesir, kuning diartikan sebagai berkabung. Sementara di Jepang, kuning diartikan sebagai keberanian.
3. Biru
Biru sering dikaitkan dengan kesedihan dalam bahasa Inggris. Biru juga digunakan secara luas untuk mewakili ketenangan dan tanggung jawab.
Biru juga dikaitkan dengan perdamaian dan memiliki konotasi spiritual dan agama dalam berbagai budaya. Contohnya, Virgin Mary yang digambarkan menggunakan jubah biru.
Teori Warna: Pengertian, Lingkaran Warna, dan Warna Dasar (4)
searchPerbesar
Langit bewarna biru. Foto: Bart Lumber via Flickr
Khusus desain, pemilihan warna biru dapat berdampak besar pada persepsi desain. Biru muda sering diartikan dengan santai dan menenangkan.
Biru cerah diartikan dengan memberikan energi dan rasa yang menyegarkan. Sedangkan biru tua, sangat bagus untuk website atau desain perusahaan yang mengutamakan kekuatan dan keandalan.

Harmoni Warna

Teori Warna: Pengertian, Lingkaran Warna, dan Warna Dasar (5)
searchPerbesar
Ilustrasi harmoni warna. Foto: Andy Saleh. via Flickr
Berdasarkan visual, harmoni adalah sesuatu yang enak dipandang. Hal ini melibatkan pengalaman visual audiens dan menciptakan batin yang tenang.
Ketika sesuatu yang tidak harmonis menghasilkan rasa bosan atau terasa kacau, maka manusia akan menolak informasi tersebut karena kurang merangsang.
Ringkasnya, harmoni warna adalah keseimbangan dinamis yang akan merangsang audiens.
Itulah penjelasan mengenai teori warna. Teori ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi dunia desain grafis.




Memanfaatkan Blog Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh


Teknologi itu hanyalah alat. Tujuannya untuk membuat anak-anak bisa bekerja sama dan memotivasi mereka, anda – sebagai guru –tetap  yang paling penting.
Setujukah anda semua dengan ‘quote’ tersebut?

Orang sesukses dan secanggih Bill Gates menyatakan bahwa guru lah yang utama. Jika kita memanfaatkan teknologi untuk media pembelajaran,  itu hanyalah alat. Maka, sebuah media, secanggih apapun – ide otak tercanggih utamanya adalah : guru. 

Guru adalah content creator terbaik yang paling mengerti apa yang dibutuhkan oleh murid-muridnya. Membuat konten tidak hanya masalah kurikulum, di situ harus dilibatkan juga pandangan dan perasaan guru terhadap kemampuan dan karakteristik muridnya.

Termasuk dalam pemanfaatan blog ini. fokus utamanya adalah di konten anda. Isi dengan konten yang sesuai dan yang penting bisa memotivasi siswa untuk belajar lebih baik. itulah mengapa saya pede memakai media blog ini. Walaupun teknologinya sederhana, tapi sudah cukup membantu untuk memotivasi siswa belajar bahasa Inggris. 

Adakah anda sudah mempunyai blog? Beberapa guru mungkin malah sudah mempunyai blog yang sudah TLD, menggunakan hosting berbayar, yang tentu saja kualitasnya lebih baik. Saya sendiri masih nyaman menggunakan blog gratisan dari Blogger, Alhamdulillah sejauh ini masih lancar di pakai untuk pembelajaran. Bisa juga dipakai untuk menulis artikel-artikel lain untuk saya mengembangkan belajar menulis.

Mempunyai blog juga membantu saya saat sekolah di harusnya dilakukan secara jarak jauh selama  adanya wabah covid 19 ini. Saya menggunakan blog sebagai media untuk pembelajaran jarak jauh.

Apa itu blog?

Kalau secara teknis, blog itu singkatan dari web log. Sederhananya, blog itu seperti kita membuat website pribadi, seperti punya penerbitan majalah atau buku secara online milik kita sendiri.

Weblog atau blog dapat digunakan sebagai media dalam pembelajaran yang bersifat opensource mudah untuk dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Melalui blog, siswadapat mengakses informasi belajar dan meningkatkan keterampilan teknologinya, berbagi dan menggunakan ulang konten-konten pembelajaran.

Kelebihannya:
  1. Bisa gratis. Yang paling sering dipilih adalah Wordpress atau Blogger. Saya pakai Bogger.
  2. Mudah bagi guru untuk mengisi konten
  3. Mudah disisipi gambar atau video pendek
  4. Mudah ditautkan dengan Channel YouTube kita atau Google Form yang kita buat.
  5. Siswa mudah mengakses, rata –rata template di blogger sudah mobile friendly. Mudah  dan ringan diakses lewat HP.
  6. Siswa dengan mudah dapat mengakses ulang sewaktu-waktu ingin mempelajari ulang.
Sebelum wabah ini, saya sudah menggunakan blog untuk beberapa KD. Tidak semua KD pakai blog agar tidak bosan. Bisa dipakai bergantian dengan media lain.

Untuk keadaan wabah ini, saya bisa memanfaatkan blog untuk pembelajaran jarak jauh secara daring. Siswa bisa membaca materinya dulu, mengamati gambar, mendengarkan video pembelajaran yang saya tautkan ke blog. Baru kemudian siswa mengerjakan latihan dengan soal yang saya buat di Google Form kemudian ditautkan ke blog.

Google form bisa untuk membuat soal berbentuk pilihan ganda atau esay, bisa juga meminta untuk mengumpulkan dalam bentuk gambar atau rekaman suara. 



Bisa juga, setelah mempelajari materi di blog, siswa diminta mengunggah karya atau penampilan mereka melalui instagram post dengan hastag tertentu dan mention gurunya.

Disamping kelebihan tersebut, menggunakan blog dalam pembelajaran juga mempunyai kekurangan. Salah satunya adalah komunikasi dua arahnya agak terbatas dan kurang luwes. Kolom komentar di blog memang membantu, tetapi kalau muridnya ratusan dari berbagai kelas seperti saya, komunikasi dua arah lewat kolom komentar di blog kurang membantu.

Untuk menyiasatinya, kita bisa mengkombinasikan dengan media  lain, seperti WA group, Ig, atau Zoom. Bisa disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan siswa.

Karena ada beberapa rekan guru yang bertanya, berikut ini saya coba share cara membuat blog, membuat artikel dan menautkan Google Form ke blog. Saya bukan profesional blogger, jadi ini hanya berupa penjelasan sederhana saja berdasar pengalaman. Semoga ada sedikit manfaat.

Cara membuat blog Membuat Blog

Bagi yang ingin mempunyai blog di laman Blogger.com , begini cara membuatnya:
  1. Klik blogger.com
  2. Kik tombol buat blog (atau get started)
  3. Mengisi form, nanti diminta ngisi alamat email, nama panggilan, ulang tahun, dan verifikasi chaptcha. Klik lanjutkan
  4. Mengisi data blog yang akan dibuat. Nati diminta untuk menuliskan judul blog anda dan alamat url nya. Klik lanjutkan
  5. Pilih template, atau tema tampilan.ada banyak pilihan. Klik lanjutkan.
Atau bisa juga anda search video tutorial membuat blog di internet untuk lebih jelasnya.

Cara Menulis Artikel Untuk Konten di Blog

Secara dasar, begini cara saya menulis artikel di blog : 
  1. Klik bagian new post 
  2. Tulis bagian judul
  3. Isi bagian tengahnya. Bisa menulis langsung. Bisa ditulis dulu di Ms. Words trus di copy. Masuk kembali ke Blogger, pakai paste special – paste as plain text. Saya pernah di beritahu teman bahwa dengan cara ini, artikel kita tidak akan dianggap jiplakan.
  4. Bisa disisipkan gambar atau video.
  5. Bisa di tautkan (embed) dengan soal online yang mudah dibuat di google form.
  6. Bisa juga di tautkan (embed) dengan video pembelajaran kita yang sudah di upload di youtube.
Berikut contoh tampilannya di blog saya :

Desain Pembelajaran dengan Media Blog

Alur pembelajaran melalui media blog, pada dasarnya bisa mengikuti pola pembelajaran Blended Learning. Sintak blended learning bisa terdiri dari tiga hal utama
Seeking of Information (Pencarian informasi)
Aquisition of information (menemukan, memahami, serta mengkonfirmasi informasi yang didapat dengan ide atau gagasan yang ada di pemikiran siswa kemudian menginterpretasikannya)
Synthesizing of knowledge (mengkonstruksi ide -ide dan hasil interpretasinya bisa menggunakan fasilitas online/offline)
Berikut ini bagan Learning Path Model Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Blog dari modul Rancangan Model Pembelajaran Blended Learning dengan Menggunakan Blog di Sekolah Inovatif yang diterbitkan oleh Pustekom Kemendikbud tahun 2019 :
Untuk proses mencari informasi, selama pembelajaran jarak jauh ini, siswa melakukannya secara mandiri. Guru memberikan tautan blognya ke siswa untuk dipelajari di rumah. Materi blog saya sesuaikan dengan KD di kurikulum. Saya mengajar bahasa Inggris, jadi untuk memperkaya materi, saya menambahkan gambar, podcast , video pembelajaran dan latihan soal sederhana. Hasil rekapan latihan soal dapat kita akses di akun kita di Google Form dan bisa dijadikan nilai tugas.
Contohnya di tautan ini

Selanjutnya lakukan proses aquisition on information dengan diskusi online. Kalau saya, kegiatan ini saya lakukan dengan memanfaatkan kolom komentar, atau lewat WA group. Cara itu lebih mudah diakses oleh murid-murid saya. Idealnya memang video conference, tetapi murid kami mengeluh sulit mengaksesnya, alasannya karena sulit sinyal atau minim kuota internet. Keaktifan siswa saat diskusi online ini dapat kita jadikan nilai observasi.

Proses terakhir adalah synthesizing of knowledge. Kegiatan ini juga dilakukan secara online. Siswa diminta mengunggah hasil presentasi mereka untuk diunggah ke berbagai platform, bisa lewat blog, e mail, atau upload ke media sosial lain. Sesuaikan dengan tagihan dalam KD tersebut.

Misalnya untuk KD Menulis Hortatory Exposition, tagihannya adalah berupa tulisan. Dalam hal ini saya meminta siswa memfoto hasil tulisan mereka kemudian meng upload karya mereka melalui blog. Anda dapat amati di tautan berikut :

Atau di lain waktu saya meminta siswa mengupload video cover lagu mereka melalui Instagram post atau YouTube saat belajar KD tentang Song.

Itulah sedikit sharing mengenai pemanfaatan blog yang saya manfaatkan untuk media pembelajaran jarak jauh. Saya merasa beruntung sekali sudah mengenal blog sejak dua tahunan ini. Banyak belajar juga dari kelompok blogging seperti 1M1C dan Pasukan Blogger JA. Dengan bergabung komunitas blogger seperti itu, kita akan semakin banyak belajar cara mengembangkan blog kita. Di sana banyak blogger, yang sudah expert di bidangnya,  berbagi pengalaman mereka dalam dunia blogging.

Materi ini saya sampaikan ketika diminta menjadi pembicara di acara Temu Pendidik Online melalui KulWap di WA Group Komunitas Guru Belajar Wonogiri. Sebenarnya saya itu kurang pede dan sudah menolak berkali-kali hehe.. karena sadar pengetahuan blog saya itu masih sederhana saja. Ndredeg itu pasti. Waduuh..jam rasanya lambat sekali waktu itu. Ini pengalaman saya pertama kali menjadi narasumber untuk sebuah pertemuan online. 

Alhamdulillah akhirnya selesai juga sesi tersebut, legaa. terimakasih KGB Wonogiri, yang selalu membesarkan hati saya bahwa walaupun pengetahuan dan pengalaman saya tentang media blog ini masih sederhana, tapi bisa saja itu bermanfaat bagi guru lain yang belum menggunakan nya. Berbagilah walau sedikit dan sederhana kata mereka.

Yess, teknologi memang penting. Dan saat ini adalah waktu terbaik kita untuk belajar mengaplikasikannya di kelas kelas daring kita. Di rumah kita sendiri.

Tapi pada akhirnya secanggih apa pun media yang kita pakai dalam pembelajaran., Peadagogy should always come first! 

Keilmuan pengetahuan kita akan materi pembelajaran dan proses pembelajaran sesuai murid kita, itulah yang harus dimulakan. Baru kemudian pilih media yang paling sesuai dengan kebutuhan KD, kemampuan guru dan kemampuan siswa serta orang tuanya. Mendidik adalah ruh utamanya.

Seperti tema Hardiknas 2020 ini, bapak Menteri Pendidikan mengharap kita semua bisa belajar dari Covid 19. Untuk pendidikan yang lebih baik di kelas-kelas kita.


DIGITAL MARKETING

Apa yang Dimaksud dengan Digital Marketing

Tren digital marketing saat ini mulai dikenal di kalangan masyarakat, terutama bagi para pelaku bisnis. Kemudahan serta efektivitas pun menjadi alasan kenapa mereka memilih untuk mulai  beralih ke digital. Tapi apa sebenarnya digital marketing itu?

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah suatu aktivitas promosi, baik untuk mempromosikan sebuah brand, produk maupun jasa menggunakan media digital. Namun tahukah Anda bahwa digital marketing ternyata sudah ada sejak lama?

Istilah digital marketing memang baru ramai seiring dengan semakin banyaknya penggunaan internet. Namun ternyata teknologi digital sudah mulai dipakai sejak tahun 1910. Pada waktu itu ada sebuah stasiun radio yang menyiarkan secara langsung pertunjukan opera dari gedung Metropolitan Opera di New York dan dapat didengarkan oleh orang-orang di beberapa lokasi yang berbeda di New York menggunakan earphone.

Perkembangan komputer dan selanjutnya kelahiran internet memperluas pengertian digital marketing. Digital marketing yang ditenagai internet menjadi semakin bertaring dalam menjangkau milyaran orang dengan biaya yang lebih rendah dari sebelumnya. Berbeda dengan sebelum adanya internet, aktivitas digital marketing kini tidak lagi bersifat satu arah.

Kelebihan Digital Marketing

Keuntungan utama digital marketing ialah Anda dapat menarget pasar yang lebih luas menggunakan biaya yang jauh lebih sedikit dan menggunakan cara-cara yang jauh lebih dapat diukur.

Biaya Jauh Lebih Rendah untuk Jangkauan yang Sama

Jangkauan digital marketing yang luas

Anda bisa menjangkau seluruh dunia (asalkan Anda sanggup memenuhi permintaan dari seluruh dunia) dengan biaya yang jauh lebih rendah dengan menggunakan website. Namun perlu diingat, kemudahan ini juga diperoleh pemilik bisnis lain termasuk kompetitor Anda.

Untuk mengungguli situs web kompetitor, Anda tetap perlu melakukan promosi yang lebih baik dari kompetitor Anda. Ada 2 macam “promosi” yang umum dilakukan para pemilik website, yaitu SEO atau Search Engine Optimization dan Iklan.

Kedua cara tersebut sama-sama memakan biaya. Sama halnya dengan era sebelum digital marketing, budget dan metode promosi siapa yang lebih efektiflah yang akan memenangkan persaingan.

Mempermudah Komunikasi Berkala

Mempertahankan pelanggan bisa jadi lebih sulit dan memakan biaya daripada memperoleh pelanggan baru. Namun hasilnya sangat sebanding dengan usahanya.

Digital marketing memungkinkan tim Anda untuk tetap menjalin komunikasi dengan para pelanggan menggunakan cara yang halus, akrab dan hemat biaya. Para pelanggan yang merasa diperhatikan akan lebih mudah mengingat merek produk atau jasa Anda dibanding saingan.

Seorang pelanggan yang setia pada produk atau jasa Anda juga lebih besar kemungkinannya untuk melakukan transaksi berulang kali membeli produk atau jasa lain yang Anda tawarkan dan bahkan menyarankan orang-orang di sekitar mereka untuk menggunakan produk atau jasa Anda.

  • Di Amerika Serikat, 40% pendapatan dari belanja online berasal dari pelanggan setia.
  • Menurut buku Paul Farris yang berjudul Marketing Metrics, seorang pelanggan setia memiliki kemungkinan membeli barang atau jasa lain yang Anda tawarkan 60-70 persen lebih tinggi daripada calon pelanggan baru. Hal ini berarti semakin banyak pelanggan setia Anda, semakin menurun pula biaya akuisisi pelanggan baru Anda.

Banyak cara dalam digital marketing yang membantu mengubah pelanggan yang baru melakukan pembelian pertama mereka menjadi pelanggan setia:

  • Email marketing: Anda dapat mengirimkan informasi produk dan layanan terbaru, kode promosi atau voucher belanja maupun informasi berguna bagi kehidupan pelanggan yang masih berkaitan dengan jenis usaha Anda. Hal ini akan membuat pelanggan merasa diperhatikan dan dapat mendorong terjadinya penjualan.
  • Aktivitas media sosial: Sebarkan akun media sosial bisnis Anda. Dorong pelanggan Anda untuk mengikuti akun medsos bisnis Anda untuk memudahkan mereka memperoleh informasi terbaru mengenai bisnis Anda dengan mudah.
    • Isi medsos bisnis Anda dengan informasi-informasi yang berguna dan relevan yang menarik bagi mereka. Jika suatu saat mereka memerlukan sesuatu yang berhubungan dengan bidang usaha Anda, merek Anda akan lebih cepat muncul di ingatan mereka.
    • Eksistensi di media sosial juga memberikan kesan bahwa brand Anda terbuka dan peduli kepada pelanggan karena di sana pelanggan dapat dengan bebas menyampaikan kesan, uneg-uneg dan masukan untuk bisnis Anda.

Mudah Memilih Target Spesifik

Sebelum seseorang memutuskan untuk membeli sesuatu mereka akan melalui beberapa tahap pembelian dan tahap yang paling awal ialah pencarian informasi. Pada masa sebelum digital marketing pemilihan target sudah dapat dilakukan namun sangat jauh dari kata spesifik dan tidak efisien.

Cara marketing konvensional tidak menyediakan banyak pilihan segmen pasar sehingga efisiensi pemasangan iklan konvensional sangat rendah atau bahkan tidak dapat diukur. Di era marketing digital Anda ada lebih banyak segmen pasar yang tersedia untuk dijadikan target pemasaran Anda.

Jika Anda menjual mobil dan memasang reklame maka Anda tidak dapat memilih siapa saja yang dapat melihat papan reklame Anda. Meskipun Anda dapat memasang reklame di jalan yang berada di perumahan elite namun Anda tidak dapat memilih untuk menampilkan reklame hanya pada mereka yang sedang ingin membeli mobil.

Marketing digital memungkinkan Anda melakukan persis hal tersebut di atas!

Target digital marketing lebih spesifik

Saat ini jauh lebih mudah untuk membagi pasar ke dalam segmen-segmen tertentu karena banyak platform digital marketing memungkinkan Anda untuk memilih target pasar yang spesifik. Anda bahkan dapat mengarahkan iklan atau promosi digital yang Anda buat agar ditampilkan pada orang-orang yang memiliki minat tertentu, berada pada usia tertentu, sudah berkeluarga atau belum bahkan rentang pendapatan tertentu.

Selain itu kelahiran digital marketing memungkinkan para pemilik usaha untuk melacak setiap tahapan yang dilalui oleh pelanggan bahkan mulai dari saat mereka mencari informasi solusi permasalahan yang mereka hadapi.

Dengan banyaknya pilihan digital marketing yang ada saat ini Anda dapat mengiringi setiap tahap perjalanan pembelian seorang calon pelanggan dan menggiring mereka untuk memilih produk atau jasa Anda. Ada banyak sarana yang tersedia untuk mengekspos produk atau jasa Anda kepada calon pelanggan dan program-program analisis andal yang memungkinkan Anda untuk mengukur sarana mana yang paling efektif dalam menarik pelanggan baru.

Penargetan yang lebih spesifik ini tentu saja akan memperbesar kemungkinan target pasar untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan karena semakin relevan dalam kehidupan mereka.

Tidak menjadi masalah bagaimana para pelanggan menemukan produk atau jasa Anda. Baik itu melalui mesin pencari, iklan di medsos, iklan website, kunjungan organik media sosial dan lain-lain, Anda selalu dapat berinteraksi dengan mereka secara jauh lebih mudah dan mempengaruhi keputusan pembelian mereka secara langsung.

Mudah Diukur Efektivitasnya

Tidak seperti cara pemasaran konvensional yang lebih mahal dan sulit diukur efektivitasnya, platform iklan online dan organik jauh lebih terjangkau dan efektivitasnya sangat dapat diukur. Selain itu Anda dapat memantau performa iklan dan konten organik secara berkala serta mengetahui berapa banyak orang yang melihat iklan maupun konten Anda serta profil orang-orang tersebut. Tergantung platform analisis apa yang Anda gunakan, Anda akan dapat melihat usia dan jenis kelamin, minat, tempat tinggal, bahasa mereka, perangkat apa yang mereka gunakan untuk melihat konten Anda serta berbagai komponen lainnya.

Profil pengunjung website berdasarkan usia dan jenis kelamin
Profil pengunjung website berdasarkan usia dan jenis kelamin
Profil pengunjung website berdasarkan minat mereka
Profil pengunjung website berdasarkan minat mereka

Mudah Disesuaikan

Keajaiban digital marketing tidak berhenti di situ. Selain itu memantau performanya Anda juga dapat membuat perubahan-perubahan yang perlu untuk meningkatkan performa iklan bahkan saat iklan sedang berjalan. 2 hal inilah yang tidak mungkin dilakukan pada media iklan konvensional. Anda tidak mungkin mengubah materi reklame atau iklan media yang sedang berjalan tanpa mengeluarkan biaya yang besar.

Berikut ini beberapa metrik yang berguna dalam mengukur performa suatu iklan:

  • Cost-per-click (CPC)
  • Return on investment (ROI)
  • Customer acquisition cost (CAC)
  • Customer lifetime value (CLTV)

Anda juga dapat menyesuaikan konten website Anda dengan pengunjung tertentu. Misalnya jika pengunjung baru maka website menampilkan promosi, namun jika yang datang ialah pelanggan lama maka website akan menampilkan produk lain yang belum pernah ia beli. Semakin banyak data pelanggan yang Anda miliki dan terhubung dengan website Anda maka semakin banyak penyesuaian dan modifikasi yang dapat Anda buat.

Baca juga: Bagaimana Cara Menyusun Strategi Digital Marketing yang Tepat?

Tantangan dalam Digital Marketing

Kelebihan dan kemudahan pemasaran digital yang disebutkan di atas tidak membuatnya tanpa tantangan. Seperti halnya marketing konvensional, tantangan-tantangan tersebut harus diatasi agar Anda dapat memperoleh manfaat digital marketing dengan maksimal.

Investasi Waktu

Media digital seperti Facebook dan iklan Google memerlukan banyak waktu untuk menguji keefektifan setiap konten dan materi iklannya. Karena banyaknya parameter yang dapat diatur maka waktu yang dibutuhkan untuk trail and error jauh lebih banyak daripada cara pemasaran konvensional yang tidak terlalu dapat di utak-utik. Namun begitu tim Anda menemukan formula yang cocok dengan tujuan bisnis Anda, mereka dapat mereplikasinya dengan jauh lebih mudah dan dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Bisnis Anda Jauh Lebih Terekspos

Hal ini merupakan kelebihan namun juga dapat menjadi tantangan atau menimbulkan kesulitan jika tidak siap mengatasinya. Pelanggan dapat memutuskan untuk mengeluh mengenai produk atau jasa Anda di media sosial mereka sendiri. Tergantung seberapa baik tim Anda dapat menanganinya, hal ini dapat mengangkat maupun menjatuhkan brand Anda.

Waktu untuk Pelatihan

Sudah cukup banyak orang di Indonesia yang mengenal digital marketing namun sayangnya masih belum menjadi hal yang umum. Bisa jadi Anda maupun tim Anda akan memerlukan waktu untuk mempelajarinya agar dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Selain itu ada banyak tools dan layanan pemasaran digital yang berbeda cara penggunaan dan tujuannya satu sama lain sehingga untuk memilih yang cocok juga membutuhkan waktu.

Regulasi Privasi

Undang-undang dan peraturan terkait privasi pengguna perlu diperhatikan dan dipahami agar usaha-usaha untuk mengenali profil pelanggan tidak menyalahi hukum.

sumber: https://sasanadigital.com/apa-yang-dimaksud-dengan-digital-marketing/


KONSEP DAN TUTORIAL PEMBUATAN TOKO ONLINE


Cara Membuat Toko Online untuk Pebisnis Pemula - Membuat toko online kini sudah menjadi sebuah kewajiban. Kebiasaan masyarakat dalam berbelanja yang dahulu serba offline, kini sudah berubah seiring meningkatnya penetrasi internet di Indonesia. Kegiatan perdagangan dari Sabang hingga Merauke pun bisa dilakukan dengan instan.

Meski potensi toko online dalam menggerakkan ekonomi sangat besar, masih banyak pelaku usaha yang belum mulai memasarkan produknya secara online.


Alasannya pun beragam, mulai dari belum menguasai teknologi terkini hingga rendahnya kepercayaan terhadap aspek keamanan dari online shop. Jadi, bisa disimpulkan kalau ketidaktahuan atau ketidakpahaman masih menjadi alasan utama yang membuat mereka ragu terjun ke dunia online.

Sejatinya, memulai usaha dalam dunia maya tidaklah sulit. Semua orang bisa melakukannya asalkan mereka memiliki sumber informasi yang tepat, alat untuk melakukannya, dan keinginan untuk mempelajari hal baru.

Oleh karena itu, supaya Anda semakin yakin dalam memulai bisnis online, berikut ini segala hal yang harus diketahui tentang cara membuat toko online.


Manfaat Tahu Cara Membuat Toko Online

cara membuka toko online - berjualan secara online - pebisnis - 9 Cara Dongkrak Penjualan Bisnis Online di Bulan Ramadan

Cara Membuat toko online tidak akan begitu direkomendasikan jika memang tidak memberikan keuntungan bagi sebuah usaha. Secara garis besar, setidaknya ada lima keuntungan mengetahui cara membuat toko online yang bisa Anda rasakan.

1. Meningkatkan penjualan

Jika selama ini usaha Anda masih offline, maka jumlah pelanggan potensialnya pun terbatas. Sementara itu, jika Anda membuat online shop, maka jumlah pelanggan potensialnya hampir tak terbatas.


Dengan internet, Anda bisa terhubung dengan orang dari pelosok daerah hingga luar negeri. Semakin luas jangkauan Anda, tentu akan semakin besar peluang Anda untuk meningkatkan penjualan bukan?


2. Lebih efisien dari segi waktu dan biaya

Jika Anda menjalankan toko offline di ruko atau kios milik orang lain, maka pastinya Anda dibebankan biaya sewa.

Ada juga biaya-biaya lain seperti biaya perawatan, air, listrik, dan iuran kebersihan yang jika dijumlahkan akan mencapai jutaan rupiah. Jika Anda membuka toko online, biaya semacam ini bisa dipangkas cukup signifikan, sehingga margin keuntungan Anda bisa jadi lebih besar.


3. Terhubung dengan target konsumen yang tepat

Jika Anda memiliki toko offline, maka sarana iklannya tidak lebih dari spanduk, banner, atau brosur. Namun, jika Anda membuka toko online, maka Anda bisa lebih mudah dalam mengiklankan produk Anda melalui Facebook Ads atau Instagram Ads.

Dengan menggunakan dua layanan tersebut, Anda bisa langsung menargetkan iklan kepada orang-orang yang sekiranya tertarik dengan produk Anda. Dengan demikian, kemungkinan pembelian pun jadi lebih besar lagi.


5 Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Cara Membuat Toko Online

cara membuat toko online di gostore dengan cara mudah

Untuk membuat toko online tidak sesulit yang Anda bayangkan. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa hal yang menyangkut produk dan platform online yang ingin digunakan saja. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda siapkan untuk membuat toko online:

1. Buat nama untuk toko online Anda

Dalam menentukan nama online shop Anda bisa merujuk nama toko offline Anda, dengan asumi nama tersebut belum digunakan oleh toko online lainnya. Untuk itu, siapkan beberapa daftar nama yang sekiranya cocok menggambarkan bisnis Anda, kemudian lakukan penelusuran di internet guna memastikan tak ada toko yang sama.


Jika Anda memilih nama yang telah lebih dahulu digunakan oleh bisnis lain, maka itu bisa membingungkan pelanggan. Selain itu, ada kemungkinan sang pemilik nama akan melayangkan protes atau gugatan ke Anda.

Oleh karena itu, demi mencegah masalah yang timbul di kemudian hari, pastikan nama yang Anda pilih ini benar-benar belum digunakan sama sekali.


2. Persiapkan domain untuk toko online Anda

Pemilihan nama toko online juga berpengaruh pada domain yang harus Anda beli di kemudian hari. Dalam jagat maya, domain ini semacam alamat yang memudahkan pengguna internet dalam menemukan bisnis Anda. Tanpa adanya domain yang mudah diingat, maka online shopAnda akan sulit berkembang.

Secara garis besar, domain terdiri dari tiga jenis domain yaitu top level domain (TLD), second level domain (SLD), dan third level domain (TLD). Supaya lebih mudah memahami, website Moka yang beralamat www.mokapos.com akan digunakan sebagai contoh.

Top level domain adalah ekstensi yang digunakan pada sebuah alamat website. Jika dilihat dari website Moka, maka yang menjadi top level domain adalah akhiran .com tersebut.

Second level domain diisi oleh nama instansi, toko, atau perusahaan itu sendiri, dalam hal ini yaitu mokapos.

Untuk third level domain sendiri terletak di depan second level domain dan digunakan jika Anda ingin memiliki halaman tersendiri. Contohnya seperti www.blog.mokapos.com di mana kata ‘blog’ tersebut merupakan third level domain.

Melihat pentingnya pemilihan domain, disarankan memilih nama yang unik supaya tidak ada pengguna yang sama dan dibuat secara sederhana supaya konsumen dapat dengan mudah mengingatnya.


3. Tentukan produk apa yang ingin dijual dan kemas secara menarik

Setiap toko tentu harus memiliki produk yang dijual. Namun, menentukan produk apa yang dijual saja belum cukup. Anda juga harus mampu mengemas produk tersebut dan menampilkannya dengan baik supaya pelanggan jadi tertarik untuk membelinya.


Untuk itu, lakukan sesi pemotretan untuk produk yang akan Anda jual. Sesi pemotretan ini bisa melibatkan model atau pun tidak, tergantung dari budget dan konsep yang ingin Anda usung.

Hanya saja, pastikan pemotretan dilakukan secara benar supaya pelanggan bisa melihat dengan jelas barang yang akan mereka beli. Jangan lupa untuk sertakan penjelasan tentang produk tersebut. Buatlah secara singkat dengan mengutamakan key selling points dari masing-masing produk.


4. Pilih demografi konsumen Anda

Dalam berbisnis, beriklan sudah menjadi hal yang wajib dilakukan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, toko online memungkinkan Anda melakukan targeting ads untuk memastikan iklan Anda sampai ke orang yang tepat. Untuk itu, Anda harus tahu betul demografi yang tepat untuk usaha Anda.

Baca juga: 9 Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online di TikTok

Dalam menentukan demografi, untuk Facebook Ads misalnya, bisa berdasarkan negara, jenis kelamin, rentang usia, pendidikan, dan status hubungan. Supaya iklan Anda lebih persuasif, siapkan ad copy dan juga gambar iklan yang sesuai. Ingat, masing-masing demografi memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga membutuhkan pendekatan yang berbeda-beda.

Misalnya, Anda menawarkan streetwear yang umum digunakan oleh anak muda. Maka Anda perlu membuat ad copy dan gambar iklan yang mampu memikat anak muda usia 17-25 tahun dengan menyesuaikan jenis kelaminnya.

Ingat, laki-laki dan perempuan memiliki ketertarikan yang berbeda, jadi butuh pendekatan yang berbeda. Oleh karena itu, selalu evaluasi setiap kali Anda beriklan untuk mencari formula yang tepat untuk target pasar Anda.


5. Buat konten untuk menciptakan traffic menuju toko online Anda

Saat ini, konten adalah raja. Semua orang mengonsumsi ratusan konten setiap harinya, mulai pagi hingga malam hari. Maka dari itu, konten menjadi magnet yang tepat untuk menarik traffic menuju toko online Anda.

Dari traffic inilah kemungkinan pembelian oleh pelanggan didapatkan. Lalu, konten seperti apa yang cocok untuk sebuah toko online?

Anda bebas memilih apakah ingin konten yang khusus untuk di website toko online saja, khusus untuk media sosial, atau keduanya. Saat ini kebanyakan online shop menjalankan keduanya, yaitu membuat konten blog di website toko online untuk meningkatkan awareness sekaligus product knowledge dan membuat konten di halaman media sosial sebagai ajang promosi.

Dalam membuat artikel untuk blog di website, Anda bisa membaginya ke dalam beberapa kategori. Misalnya, Anda membuat toko online untuk berjualan gadget.

Baca juga: Praktekan Strategi Pemasaran Bisnis Online Ini dan Tingkatkan Penjualan

Maka Anda bisa membuat kategori gadget newsgadget review, dan gadget tips. Jangan lupa untuk terapkan kaidah-kaidah SEO untuk membantu toko online Anda masuk dalam hasil pencarian Google. Untuk itu, jika Anda belum menguasai teknik penulisan SEO, bisa mencari jasa content writer yang sudah berpengalaman.

Sementara untuk konten media sosial, Anda harus menerapkan pendekatan yang berbeda. Sebaiknya Anda fokus pada konten-konten berbentuk visual dengan sedikit atau tanpa wording sama sekali. Dalam penulisan caption, sebaiknya langsung pada ke intinya saja.

Tidak perlu penjelasan bertele-tele dan sebaiknya disertai kalimat aksi atau call to action. Harapannya, dengan adanya kalimat aksi ini, pembaca bisa semakin tertarik membeli produk Anda.


5 Langkah Cara Membuat Toko Online

Seorang wanita lagi membuka online shop

Setelah mengetahui hal-hal apa saja yang perlu disiapkan, inilah saatnya untuk membuka toko online Anda sendiri.

Anda bisa menggunakan jasa pembuatan toko online yang kini sudah banyak tersedia, atau juga bisa melakukannya sendiri. Untuk membantu Anda memulainya, berikut ini langkah-langkah membuat toko online yang harus Anda pahami.

1. Membeli domain dan menyewa hosting untuk toko online Anda

Sebelumnya telah dijelaskan tentang apa itu domain. Lalu, apa itu hostingHosting adalah tempat dalam jagat maya untuk Anda menaruh domain dan konten-konten website Anda. Jadi, jika domain itu adalah alamat, hosting adalah lahan di mana toko Anda berdiri. Tanpa adanya hosting, Anda tidak akan bisa memiliki online shop.


Beruntungnya, kini Anda bisa dengan mudah membeli domain dan menyewa hosting karena penyedianya sudah sangat banyak. Sebelum membeli domain dan hosting, pastikan Anda melakukan komparasi harga terlebih dahulu sebelum memutuskan pilihan.


2. Memasang Content Management System (CMS)

Setelah memiliki domain dan hosting, maka Anda perlu memasang Content Management System (CMS). Dengan adanya CMS, Anda akan jadi lebih mudah dalam mengatur konten dan tampilan dari website Anda. Salah satu CMS yang umum digunakan oleh toko online adalah WordPress karena terkenal mudah digunakan.


3. Pasang plugin khusus untuk toko online

Setelah Anda memasang WordPress sebagai CMS, maka lanjutkan dengan menginstal plugin khusus toko online seperti WooCommerce.

Dengan menggunakan WooCommerce, Anda bisa menggunakan beragam fitur yang mampu membuat toko online Anda semakin intuitif. Untuk memulainya, Anda perlu mengisi beberapa data pelengkap seperti alamat toko, mata uang yang digunakan, dan jenis produk yang akan Anda jual.

Kemudian, Anda akan diminta memilih metode pembayaran yang ingin diinstal pada website Anda. Pilihan standarnya adalah PayPal, tapi Anda juga bisa menambahkan metode pembayaran lain di kemudian hari. Setelah itu, Anda bisa memilih mengatur berapa besaran tarif pengiriman produk.


4. Isi konten-konten toko online Anda

Langkah selanjutnya adalah mengisi konten untuk online shop Anda. Untuk menambahkan produk, klik menu Product, lalu pilih Add New.

Kemudian, Anda akan diminta untuk melengkapi informasi soal produk tersebut. Mulai dari nama, harga, deskripsi produk, kode produk, kategori produk, hingga foto produk. Anda juga bisa menambahkan data-data seperti berat produk untuk memudahkan penghitungan biaya kirim yang harus dibayar oleh pelanggan.


5. Gunakan payment gateway

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, masyarakat Indonesia menyenangi fleksibilitas pembayaran. Untuk itu, Anda sebaiknya menginstal plugin payment gateway tambahan yang mengakomodir kebutuhan pelanggan Indonesia.

Untuk di Indonesia sendiri, kini sudah ada beberapa perusahaan yang fokus menyediakan payment gateway bagi toko online, seperti Midtrans.


Berapa biaya untuk membuat toko online?

Tidak bisa dimungkiri, mendirikan toko online tetaplah membutuhkan biaya. Meskipun demikian, jumlahnya tentu saja jauh lebih kecil dibandingkan membuka toko offline. Berikut ini rincian biaya untuk cara membuat toko online.

1. Domain

Biaya untuk membeli domain bervariasi, tergantung dari ekstensi domain yang Anda pilih. Umumnya, yang paling sering digunakan oleh toko online adalah ekstensi .com, .id, .co.id. Untuk ekstensi .com biasanya dihargai mulai dari Rp99.000,- hingga Rp125.000. Ekstensi .id dihargai Rp200.000 hingga Rp250.000, sedangkan ekstensi .co.id mulai dari harga Rp275.000 hingga Rp350.000.

2. Hosting

Biaya untuk hosting pun tergantung dari berapa ukuran hosting yang Anda butuhkan. Ada yang menawarkan mulai dari 100MB untuk harga sewa Rp5.000 per bulan, hingga Rp150.000 untuk unlimited disk space.

Mengingat saat ini sudah banyak penyedia hosting di Indonesia, harga sewanya pun jadi lebih murah karena ketatnya persaingan. Namun, untuk amannya, Anda bisa memilih paket hosting unlimited yang biasa dihargai Rp150.000.

3. CMS Wordpress

Biaya untuk CMS WordPress adalah gratis alias tak dipungut biaya. Hanya saja, jika Anda ingin mendesain halaman online shop Anda dengan lebih intuitif dan menarik, Anda bisa membeli template premium yang dihargai sekitar Rp350.000 saja.

4. Payment Gateway

pembayaran online menggunakan payment gateway

Biaya untuk payment gateway. Untuk pemasangannya sendiri gratis, tapi Anda baru dikenakan biaya setelah adanya transaksi yang sukses.

Jumlahnya pun variatif karena masing-masing penyedia payment gateway mematok tarif yang berbeda-beda. Mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000 per transaksi. Bagi pembayaran-pembayaran tertentu, diterapkan pula sistem persentase dari jumlah pembayaran, mulai dari 1,7 hingga 2,9 persen.

Baca juga: 25 Ide Bisnis Online dan Offline Buat Tambah Cuan 2020

Untuk mengetahui jumlah total jumlah biaya yang diperlukan untuk membuat toko online, maka perlu adanya contoh yang nyata. Misalnya, Anda ingin mendirikan online shop berekstensi .id dengan hosting berukuran unlimited. Maka biaya minimal yang harus Anda siapkan, yaitu:

  • Domain.id = Rp200.000
  • Hosting = Rp150.000
  • Template WordPress = Rp350.000

Total biaya yang harus dibayar ialah Rp700.000. Biaya ini masih di luar potongan payment gateway per transaksi dan pemasaran via Facebook Ads atau Instagram Ads.

Apabila saat ini biaya menjadi hambatan Anda untuk memiliki toko online sendiri, mengapa tidak mencoba GoStore? GoStore, sebuah platform terbaru dari Gojek yang dapat diakses melalui Back Office Moka, yang dapat memudahkan semua pemilik usaha dalam membuat website toko online pribadi.

Selain dapat dihubungkan dengan Facebook Shops, Instagram Shop, dan Google Shopping Fitur, dengan GoStore,Anda dapat membuat satu katalog terpusat sehingga pelanggan hanya fokus ke produk Anda dan tidak terdistraksi oleh produk kompetitor. GoStore pun juga sudah dilengkapi dengan laporan penjualan harian otomatis.

Bukan hanya itu, GoStore memungkinkan pelanggan Anda untuk membayar dengan GoPay serta kartu debit dan kredit sehingga transaksi dijamin praktis dan aman. Bagaimana untuk pengiriman? Tenang saja, GoStore dapat melayani pengiriman instan lewat GoSend!

Ingin tahu lebih lanjut bagaimana GoStore dapat membantu Anda meningkatkan penjualan? Klik banner di bawah ini, yuk!



Perlukah toko online di e-commerce jika sudah memiliki toko online sendiri?

online shopping - belanja online - 5 Tren Bisnis Pasca COVID-19 - 7 Tips Agar Usaha Rumahan Makin Sukses Pasca COVID-19 - Strategi Promosi Penjualan Toko Online untuk Pebisnis Pemula

 Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka Anda harus mengetahui kelebihan dan kekurangan mendirikan toko online di e-commerce atau pun marketplace.

Kelebihan yang paling utama adalah Anda jadi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli domain dan menyewa hosting, tidak perlu repot-repot mengatur konten website, dan juga produk Anda jadi lebih mudah ditemukan pelanggan karena nama besar dari e-commerce atau marketplace tersebut.

Di sisi lain, kekurangannya adalah Anda tidak bisa mengontrol kegiatan transaksi dengan leluasa, produk Anda mudah tergeser oleh yang lebih murah, mudah dilewatkan oleh pelanggan, dan tidak membuat brand Anda jadi semakin lekat di benak konsumen.


Kekurangan-kekurangan tersebut bisa tertutupi oleh sebuah online shop karena Anda yang memegang kendali penuh untuk berjalannya toko.

Namun, beberapa kelebihan yang telah disebutkan di atas masih sulit dimiliki oleh toko online. Oleh karena itu, jalan terbaik adalah dengan membuat toko online di e-commerce dan juga toko online sendiri.

Dengan demikian, Anda bisa menikmati manfaat dari keduanya secara sekaligus. Semoga hal-hal yang disebutkan di atas bisa memberikan informasi lebih lengkap mengenai manfaat dan kemudahan dalam cara membuat toko online. Jadi, ayo segera buka toko online Anda sendiri!


sumber:https://blog.mokapos.com/cara-membuat-toko-online

KONSEP DAN TUTORIAL PEMBUATAN MADING DIGITAL



 MAJALAH DINDING ELEKTRONIK 

(e-mading)  
oleh : Sulistyadi

A.    KONSEP UMUM
Kreativitas dapat ditemukan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, tidak terkecuali siswa Sekolah Menengah Atas dengan segala warna-warni kehidupannya.  Ada ungkapan menyatakan masa remaja adalah masa yang paling indah. Tentu kita setuju, apabila masa yang paling indah ini diisi dengan hal-hal yang positif, kreatif dan menghasilkan sesuatu yang bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
Salah satu kegiatan yang masih lestari dilaksanakan oleh siswa SMA saat ini, salah satunya adalah kegiatan ekstrakurikuler majalah dinding, atau lazim disingkat mading. Mading, disadari atau tidak, kadang dijadikan sebagai media untuk mengungkapkan perasaan, ide, inovasi dan sekaligus idealisme yang secara manis dikemas oleh siswa.
     Saat ini mading ditampilkan dan disajikan dalam bentuk konvensional, yaitu dalam bentuk kumpulan materi mading yang ditempelkan dan diatur sedemikian rupa dalam satu lembar kertas besar berukuran agak tebal. Mading bisa didesain tematik, mengikuti tema tertentu, atau berisi informasi yang terdiri atas berbagai macam subjek dan bentuk. Berikut adalah contoh mading tematis:
 
Fig. 1

 
Fig. 2
    Mading dengan segala manfaat dan potensinya dapat dioptimalkan dengan beberapa lagkah, salah satunya dengan proses digitalisasi dan penayangan melalui portal website, sehingga kreasi ini bisa disebut sebagai majalah dinding elektronik atau lebih mudah bila disebut sebagai e-mading.
    Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY sebagai institusi pelayanan infprmasi public sekiranya dapat mengimplementasikan portal e-mading sebagai salah satu kegiatannya, baik sebagai kegiatan tersendiri maupun tergabung dengan kegiatan lain seperti Jogjalib.com.

B.    MANFAAT
E-mading adalah produk informasi yang diharapkan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya bagi siswa Sekolah Menengah Atas. Adapun beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya e-mading adalah sebagai berikut:
1.    Tidak ada kendala fisik
       Pengguna e-mading  tidak perlu pergi ke sekolah pemilik mading secara fisik, orang-orang dari seluruh dunia dapat memperoleh akses ke informasi yang sama, selama sambungan internet tersedia.
2.    Akses 24/7
      Masyarakat dapat mengakses e-mading selama 7 hari x 24 jam.
3.    Multiple access
      Sumber daya yang sama dapat digunakan secara bersamaan oleh sejumlah pembaca.
4.    Model penelusuran terintegrasi
       Pengguna dapat menggunakan istilah pencarian (kata, frase, judul, nama, subjek) untuk mencari seluruh koleksi mading.
5.    Pelestarian dan konservasi
       Pelestarian dan konservasi menjadi salah satu tujuan dalam implementasi e-mading. Dengan adanya e-mading, kreativitas yang pernah tercipta tidak terbuang percuma dan menjadi insiprasi bagi penggunanya.
6.    Space
       E-mading membutuhkan ruangan penyimpanan berbasis online. Bisa dibilang, e-mading tidak perlu memiliki ruangan atau bangunan untuk menyimpannya.
7.    Nilai tambah
       Beberapa karakteristik obyek, terutama kualitas gambar, dapat diperbaiki. Digitalisasi dapat meningkatkan keterbacaan dan menghapus kelemahan yang terlihat seperti noda dan perubahan warna, dan memungkinkan editing.

C.    DETAIL PROGRAM KERJA
Kegiatan    Jan    Feb    Mar    Apr    Mei    Jun    Jul    Ags    Sep    Okt    Nov    Des
Perencanaan                                               
Pengerjaan                                               
Pemeriksaan                                               
Tindak Lanjut                                               
Fig. 3
D.    SUMBER DAYA MANUSIA
Implementasi e-mading terdiri atas dua proses, yaitu pembangunan portal dan operasionalisasi portal. Dalam pembangunan portal, sumber daya manusia yang dibutuhkan adalah web designer dan tim perencana. Untuk operasional portal, diperlukan sumber daya manusia yang melakukan pengisian content secara regular.

 
Fig. 4

Deskripsi Kerja Pembangunan Portal
-    Tim Perencana : menyusun perencanaan kebutuhan anggaran, site map, dan analisis sumber daya yang dibutuhkan.
-    Web designer: bertugas membuat desain portal, berkomunikasi dengan tim perencana, mengimplementasikan keinginan tim perencana ke dalam bahasa pemrograman.

Deskripsi Kerja Operasional PortaL
-    Web Master : bertanggung jawab untuk memelihara website, termasuk memastikan server web, perangkat keras dan perangkat lunak agar beroperasi secara akurat, membalas komentar pengguna, dan memeriksa lalu lintas melalui situs. Webmaster juga harus berpengalaman dalam transaksi perangkat lunak Web dan keamanan.
-    Pengisi content: bertugas untuk mengisi content secara regular. Sumber Daya Manusia pengisi content direkrut dari siswa SMA yang telah diberikan pelatihan teknis pengisian content.

E.    PEMBIAYAAN
Pembiayaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

F.    TAHAPAN PELAKSANAAN
Pengembangan portal e-mading dilakukan dengan pola PDCA, yang merupakan singkatan dari "Plan, Do, Check, Act".  PDCA adalah konsep yang dipopulerkan oleh W. Edwards Deming, yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas modern sehingga sering juga disebut dengan siklus Deming. Deming sendiri selalu merujuk metode ini sebagai siklus Shewhart, dari nama Walter A. Shewhart.
 
                                  Fig. 5
Plan (Rencanakan) :
Perencanaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi sasaran dan proses dengan mencari tahu hal-hal apa saja yang tidak tepat  kemudian mencari solusi atau ide-ide untuk memecahkan masalah. Tahapan yang perlu diperhatikan, antara lain: mengidentifikasi pelayanan, harapan, dan kepuasan pelanggan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan spesifikasi. 

Do (Kerjakan) :
Implementasi proses. Lagkah ini mencerminkan pelaksanaan rencana yang telah disusun sebelumnya dan memantau proses pelaksanaan dalam skala kecil (proyek uji coba). Mengacu pada penerapan dan pelaksanaan aktivitas yang direncanakan.

Check (Cek) : 
Memantau dan mengevaluasi proses dan hasil terhadap sasaran dan spesifikasi dan melaporkan hasilnya. Dalam pengecekan ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu memantau dan mengevaluasi proses dan hasil terhadap sasaran dan spesifikasi.  Teknik yang digunakan adalah observasi dan survei. Apabila masih menemukan kelemahan-kelemahan, maka disusunlah rencana perbaikan untuk dilaksanakan selanjutnya. Jika gagal, maka cari pelaksanaan lain, namun jika berhasil, dilakukan rutinitas. Mengacu pada verifikasi apakah penerapan tersebut sesuai dengan rencana peningkatan dan perbaikan yang diinginkan.

Act (Tindak lanjuti)  :
Menindaklanjuti hasil untuk membuat perbaikan yang diperlukan. Ini berarti meninjau seluruh langkah dan memodifikasi proses untuk memperbaikinya sebelum implementasi berikutnya. Menindaklanjuti hasil berarti melakukan standarisasi perubahan, seperti  mempertimbangkan area mana saja yang mungkin diterapkan, merevisi proses yang sudah diperbaiki, melakukan modifikasi standar, prosedur dan kebijakan yang ada, mengkomunikasikan kepada seluruh staf, pelanggan dan suplier atas perubahan yang dilakukan apabila diperlukan, mengembangkan rencana yang jelas, dan mendokumentasikan proyek. Selain itu, juga perlu memonitor perubahan dengan melakukan pengukuran dan pengendalian proses secara teratur.

G.    ANALISIS KENDALA
Implementasi e-mading diharapkan tidak akan menemui kendala yang berarti. Meskipun begitu, untuk meminimalisir kendala yang mungkin ditemui, maka disusunlah analisis kendala yang mungkin akan dihadapi. Kendala yang potensial dihadapi adalah sebagai berikut:
a.    Material
Material yang dimaksud adalah materi mading. Ada kemungkinan mading akan sulit diperoleh karena hambatan birokratis dan rendahnya kesadaran berbagi (sharing).
b.    Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia kerap menjadi batu sandungan dalam implementasi teknologi informasi. Computer literacy atau pemahaman penggunaan computer kemungkinan besar tidak sama antara siswa sekolah yang satu dengan yang lain. Konsistensi juga menjadi permasalahan yang menghambat operasional pengisian content.
c.    Pengukuran Kinerja
Banyaknya alat ukur kinerja tentu bisa menjadi keuntungan bagi operasional kegiatan. Meskipun begitu, kadang pelaksana dan manajemen terkesan bingung dan kesulitan dalam penentuan model pengukuran kinerja portal e-mading.
d.    Finansial
Kendala terbesar adalah ketergantungan terhadap APBD Pemda DIY.  Ketika anggaran disetujui dengan potongan yang cukup besar, dipastikan pemangunan portal tidak akan maksimal dan sesuai target yang direncanakan.

H.    PENGEMBANGAN
Konsep pengembangan dilaksanakan dengan focus pada pengembangan portal. Hal ini dapat diterjemahkan dalam dua indicator, yaitu aspek kuantitas dan kualitas.

Aspek kuantitas
Penambahan anggota jaringan portal e-mading sesuai target yang telah direncanakan dengan mengukur sumber daya yang dimiliki secara konsisten dan periodic.

    Aspek kualitas
-    Desain display yang disesuaikan dengan tema tertentu (tematik), bisa mengikuti event hari besar atau hari nasional.
-    Implementasi SEO secara optimal proporsional.
-    Menautkan portal dengan jejaring social popular.

DAFTAR PUSTAKA

Edward A. Fox. The Digital Libraries Initiative - Update and Discussion, Bulletin of the America Society of Information Science, Vol. 26, No 1, October/November 1999.

Hendra Poerwanto. "Plan-Do-Check-Act (PDCA): Pengertian, Konsep Dan Manfaat - REFERENSI MANAJEMEN KUALITAS." Plan-Do-Check-Act (PDCA): Pengertian, Konsep Dan Manfaat - REFERENSI MANAJEMEN KUALITAS. N.p., n.d. Web. 19 June 2013. https://sites.google.com/site/kelolakualitas/plan-do-check-act-Pengertian-Konsep-dan-Manfaat-Plan-Do-Check-Act-PDCA

"Why It Is Important." Website Quality Management. N.p., n.d. Web. 19 June 2013. <http://www.web-ceo-site-auditor.com/>.

Pymm, Bob. "Building Collections for All Time: The Issue of Significance." Australian Academic & Research Libraries. 37(1) (2006):61-73


Post a Comment